Facebook Twitter RSS
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Motivasi: Sebuah Koin Penyok

Written by: Renald RHK on Selasa, 16 April 2013


Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.

Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya
terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya.
“Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.

“Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya kekolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.

Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata
pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu.
Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu.
Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.

Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.

Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”

Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.

Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?

Kisah berikut, diadaptasi dari The Healing Stories karya GW Burns.

Sumber : 4empat

10 Tips Buat Ngajak Mantan Balikan Sama Kamu

Written by: Renald RHK on Selasa, 19 Februari 2013

Seorang teman menulis surat begini: “KLa Project memang bener banget. Kok bisa-bisanya ya mereka menciptakan lagu Tak Bisa ke Lain Hati? Soalnya, yang saya rasakan sekarang ini juga begitu. Biar banyak cewek berjejer, yang saya inginkan cuma Maya, mantan pacar saya. Gimana saya bisa ngajak dia balik lagi?”
Anda juga punya persoalan yang sama? Menurut bisik-bisik mereka yang berpengalaman, inilah sarannya:
1. Kembangkan diri Entah siapa yang duluan memutuskan, tapi sebaiknya Anda tetap berada dalam kondisi prima. Putus cinta jangan bikin Anda (dan penampilan) jadi berantakan. Sebaliknya, Anda malah harus mengembangkan diri – terutama pada hal-hal yang dulu pernah dikeluhkan pasangan. Sebab, bukankah Anda ingin ia menyesali keputusannya untuk melepas Anda pergi?
2. Yakinkan bahwa Anda masih mencintainya Seperti juga dalam bisnis, dalam cinta pun dibutuhkan kekuasaan. Caranya, menganalogikan kekuasaan itu dengan tiga kata sakti yang amat mujarab: “Aku cinta padamu”. Jangan singgung soal seks, tapi curahkan seluruh perasaan dalam rangka merebut kembali hati si mantan.
3. Jangan main-main Jangan pernah memberikan sinyal yang salah. Maksudnya, Anda tidak bermaksud melamar/menolak, tapi dengan sengaja memberikan tanda-tanda yang sebaliknya. Anda tidak mau merusak hidup seseorang, kan?

4. Jangan cemburu Cara terbaik untuk tahu bagaimana perasaannya terhadap Anda adalah dengan melihat bagaimana tingkahlakunya terhadap lawan jenis – terutama yang punya kans untuk memenangkan hatinya. Apakah ia memperlakukan mereka dengan superramah, atau ia justru sering curhat terhadap mereka berkenaan dengan putusnya hubungan itu? Jangan langsung cemburu, tapi lihatlah bagaimana gejalanya.

5. Analisis dan pelajari mantan Anda Sudah saatnya Anda lebih banyak berpikir. Memang ngeselin, sih, tapi Anda harus lebih penuh perhatian dan hati-hati terhadap apa yang dikatakannya sekarang. Anda kan bukan pacarnya lagi, jadi Anda tahu bahwa sekarang ada dinding tinggi di antara Anda berdua. Karena itu, ‘bacalah’ apa yang dikatakannya, dan apa yang tidak diungkapkannya.
6. Tetap menelepon Memang ini bikin harga diri serasa turun, tapi, cinta kan butuh pengorbanan. Lagi pula, dengan terus menelepon, Anda menunjukkan bahwa Anda serius dan tidak memikirkan wanita lain. Perlihatkan bahwa cuma ada dia dalam pikiran Anda.
7. Jangan lupa hari ultah atau hari ‘jadian’ Karena Anda bukan Brad Pitt atau Ben Affleck, jangan sok cool dengan pura-pura lupa hari ultahnya. Percaya deh, sikap begitu nggak bakal menolong sama sekali. Setiap wanita itu kepingin jadi pusat perhatian cowok sedunia. Diperlakukan seperti seorang putri tak akan pernah ditolaknya, apalagi pada hari yang bersejarah baginya. Kalau tidak bisa mengirim kartu, kan bisa kirim e-card?
8. Jangan ‘dirangkap’ Teori peluang memang membolehkan Anda mendekati cewek lain saat Anda berniat balik lagi ke mantan. Siapa tahu, kalau si A menolak, si B menerima. Tapi, bagaimanapun menggodanya ide ini, jangan lakukan hal itu. Fokus, Bung. Fokus …
9. Beri surat cinta Yaa, surat kan bisa dalam bentuk email supaya nggak ketinggalan zaman. Nggak usah mesti berbunga-bunga. Anda bisa cuma kirim artikel, gambar, atau pertanyaan singkat seperti, “Gimana kamu hari ini?”
10. Sentuh si mantan kalau ada kesempatan Hmm, ini memang menggoda. Tapi, hati-hati melakukannya. Yang jelas, sentuhan memang ajaib. Pada saat menyentuh itu, Anda berdua akan tahu apakah masih reaksi kimiawi di antara Anda? Saat inilah yang tepat untuk membujuknya kembali ke hati Anda.

5 Cara Untuk Jadi Pusat Perhatian

Written by: Renald RHK on Sabtu, 08 Desember 2012

Ketika kita menyukai seseorang, Tentu hal yang penting dilakukan adalah Bagaimana menarik perhatian Si Dia. Namun, di tengah banyak orang, bagaimana cara untuk menonjol dan 'dilirik' olehnya? simak tips berikut ini. Cekidoot

 
1. Selalu tersenyum
Kebanyakan orang tertarik pada orang lain yang membuat mereka merasa lebih baik. Senyuman adalah hal yang bisa membuat suasana lebih cerah ketika Anda akan berbicara atau berinteraksi dengan orang lain. Senyuman juga bisa menjadi kontak pertama yang bersifat positif. So, keep smile :)

2. Lakukan kontak mata
Kontak mata adalah komunikasi on-verbal yang sangat kuat. Penyair dan orang yang sedang jatuh cinta seringkali menangkap momen ketika mereka saling bertatapan dan 'mengunci' mata masing-masing. Jika kalian bisa menggunakan kontak mata dengan baik, kalian akan membuat kesan misterius dan menggoda.

3. Jaga penampilan
Meski biasanya orang menyukai Anda apa adanya, tak ada salahnya membenahi penampilan agar lebih 'CooL'. Survei membuktikan bahwa orang yang peduli penampilan lebih banyak menarik perhatian dibanding mereka yang tak mempedulikan penampilan.

4. Gunakan selera humor
Kepribadian dan selera humor yang baik tak hanya membuat orang memperhatikan Anda, tetapi juga menyukai Anda! Tawa membuat orang lupa akan masalah mereka. Jika Anda bisa membuat orang tertawa, Anda tak hanya akan diperhatikan, tetapi juga meninggalkan kesan yang baik dan mendalam.

5. Aktif di lingkungan
Tak ada orang yang memperhatikan Si Pasif. Perhatian utama pasti tertuju pada mereka yang seringkali aktif di lingkungannya. Itulah kenapa seringkali orang yang aktif lebih cepat populer dibandingkan mereka yang pasif. Jadi, jangan terlalu lama diam di tempat, lakukan sesuatu!

nah, Itulah lima hal yang bisa dilakukan untuk jadi pusat perhatian sekaligus menarik perhatian orang yang Anda sukai. Selamat mencoba N Good Luck !
 

Copyright © 2012 RHKQ | Shares My Little Experiences. Design by RHK | All Rights Reserved